QADHI QUDHAT Dalam Sejarah Islam

Stok
1
Berat 650  gram
Kuantitas
Bank
  • Bank BCA
  • Bank Mandiri
  • Bank BRI
  • Bank BNI
  • Bank BNI Syariah
Kurir
  • JNE Express

Komentar Untuk QADHI QUDHAT Dalam Sejarah Islam





Reputasi Produk QADHI QUDHAT Dalam Sejarah Islam

Belum ada reputasi untuk produk ini

Deskripsi

ISBN:979-9478-95-2
Penulis:Dr. Isham Muhammad Syabaro
Cover:hard cover
Isi:384
Ukuran: 24x16 cm
Tahun Terbit: 2012
Penerbit: Pustaka Thariqul Izzah
Kategori: 

QADHI QUDHAT dalam Sejarah Islam.

Qadhi Qudhat ( semacam Hakim Agung) dalah jabatan di bidang peradilan Islam. Ia merupakan perpanjangan tangan dari khalifah (Kepala Negara), ia adalah pembantu Khalifah di bidang peradilan. Bahkan pada masa kejayaan Peradaban Islam di masa lampau, Qadhi Qudhat juga pernah menangani urusan lainnya yang melampaui aspek peradilan maupun fatwa. Bukan hanya mengangkat dan memberhentikan para qadhi, mengadili para pejabat (pembantu Khalifah) dan pihak-pihak tertentu yang mengancam negara dan agama; tetapi juga bisa mengangkat (membai’at) dan memakzulkan Khalifah; meminang dan menikah-kan putera puteri Khalifah dan para pembesar negara; menangani urusan hisbah; dan bahkan sampai menangani urusan mazhalim.

Jabatan Qadhi Qudhat muncul sebagai implikasi dari sangat luasnya wilayah Negara Khilafah Islam (Anda bayangkan saja, kawasan yang di sebelah Baratnya adalah wilayah Afrika Utara dan Afrika Barat hingga kesemenanjung Iberia [Spanyol], di Timurnya berbatasan dengan China [Turkistan Timur], di sebelah Utaranya adalah wilayah Kaukasus, dan di sebelahSelatannya adalah kawasan Afrika Tengah dan Samudera Hindia) dan bermunculannya berbagai problematika baru sebagai akibat dinamika berkembangnya masyarakat Islam yang snagat multi etnis dan majemuk. Karena itu, pada masa Khalifah Hatun ar-Rasyid, beliau memunculkan jabatan dan istilah baru di bidang peradilan, yaitu Qadhi Qudhat. Dan Qadhi Qudhat yang pertama di dalam sejarah Islam adalah Qadhi Qudhat Abu Yusuf (nama aslinya adalah Ya’qub bin Ibrahim bin Hubaib al-Anshari, yang hidup pada periode 113-182 H/731-798 M). beliau adalah murid sekaligus sahabat dari Imam Abu Hanifah (pendiri Mazhab Hanafi).

Buku ini memberikan gambaran perihal jabatan Qadhi Qudhat, wewenang dan tugas-tugasnya, tidak lupa pula diketengahkan biografi singkat beberapa tokoh Qadhi Qudhat, yang terkenal maupun yang kontroversial. Hubungan mereka dengan para pejabat negara(seperti dengan para gubernur), dan sikap mereka terhadap munculnya berbagai aliran di tengah-tengah kaum Muslim saat itu (seperti aliran Syi’ah, aliran Muktazilah, aliran Sufi), dan sebagaimana Negara Khilafah waktu itu –melalui para Qadhi Qudhatnya-berusaha menjaga kemurnian akidah dan syariat Islam, serta kewibaan Negara Khilafah Islam.